Begandring Gelar Rapat Kerja Pertama di FIB Unair

Perkumpulan Begandring Soerabaia menggelar rapat kerja (raker) di Ruang Chairil Anwar Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga Surabaya, Sabtu (11/6/2022).

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menyusun agenda-agenda strategis tahun 2022. Raker pertama ini diikuti semua pengurus Begandring dan perwakilan dari FIB Unair.

“Alhamdulillah, kami bisa melaksanakan acara raker ini di tempat yang terhormat ,” ujar Ketua Begandring Soerabaia Nanang Purwono.

Dia lalu menjelaskan, sejatinya perkumpulan yang dipimpinya sudah disahkan melalui Akta Perkumpulan dari Departemen Hukum dan HAM (DepkumHAM) RI pada 1 Maret 2022 lalu.  Namun, sebut dia, lantaran kesibukan para pengurus, raker baru bisa dilaksanakan sekarang.

“Kami tentu senang bisa berkolaborasi  dengan FIB Unair. Bagi kami, tidak mudah bisa menjalin kerja sama dengan universitas ternama dan bertaraf internasional seperti Unair, jika kita tidak memiliki kompetensi di bidang yang kita geluti, yakni sejarah dan budaya,” papar mantan wapimred JTV ini.

Nanang menyatakan sangat berterima kasih karena Bagandring bisa dipercaya mengisi materi perkuliahan di FIB, beberapa waktu lalu. Di mana kegiatan itu bukan hanya diikuti mahasiswa Indonesia, tapi para mahasiswa dari luar negeri.

Kukuh Yudha Prananta, dosen pembina FIB Unair, menyambut baik kerja sama dengan Begandring. Menurut dia, Surabaya membutuhkan banyak orang yang concern dalam mengembangkan potensi sejarah dan budaya.

“Saya kira yang dilakukan teman-teman Bengandring sangat bagus. Banyak aktivitas positif dan inovatif yang bagus. Seperti Subtrack (Surabaya Urban Track) yang telah melibatkan banyak orang,” jabar pria yang selalu berpenampilan bersahaja itu.

Kukuh optimistis, kiprah Begandring akan diperhitungkan jika konsisten dengan visi dan misinya. Aktivitas yang dilakukan para pegiat sejarah itu juga bisa menjadi wadah kreativitas dan sarana penilaian akademik mahasiswa. Di mana mahasiswa bisa ditugaskan untuk menulis atau membuat laporan kegiatan sebagai bahan penilaian.

Baca Juga  Alun-Alun, Baju Adat, dan Sekolah Kebangsaan

“Saya kira gagasan ini bisa disampaikan ke pihak fakultas untuk dijadikan dasar penyusunan kegiatan perkuliahan,” tutur Kukuh.

Selain dengan Unair, Begandring juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya, DPRD Kota Surabaya, media massa, dan dunia usaha. Kerja sama itu diwujudkan dalam bentuk kegiatan bersama seperti diskusi, pembuatan film, penelusuran sejarah, dan sebagainya.

Nanang menambahkan, kepercayaan publik terhadap Begandring harus dijaga. Dia juga meminta semua pengurus tidak tinggi hati dan selalu berupaya meningkatkan kualitas dan kapasitas organisasi, berikut program-programnya.

“Kita mensyukuri pencapaian ini, tapi yang lebih penting semua pengurus harus bekerja lebih keras dan terus belajar agar bisa melahirkan karya-karya kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat,” papar Nanang.

Secara kelembagaan, raker juga mengesahkan susunan kepengurusan. Mereka, Nanang Purwono (ketua), Yayan Indrayana (sekretaris), Kuncarsono Prasetyo (bendahara), dan Prof. Purnawan Basundoro (Dewan Pengawas/Pembina)

Selain itu, dipilih lima koordinator bidang, Toufan Hidayat(Kesekretariatan), Agus Wahyudi (Humas dan Kerjasama),Achmad Zaki Yamani (Program dan Diklat), Kurcarsono Prasetyo (Usaha), dan Shohibudin SH (Advokasi).

Di antara rencana kegiatan, Begandring memprioritaskan program yang melibatkan anak-anak muda yang bisa terlibat aktif. Kegiatan ini bisa menjadi wadah kreativitas, khususnya bagi mahasiswa dalam berkarya.

Tak hanya itu, Begandring juga telah menggandeng biro perjalanan wisata untuk mengotimalkan potensi wisata heritage di Kota Pahlawan. (*)

Artikel Terkait

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x