Surapringga: Nama Lain Surabaya

Surapringga: Nama Lain Surabaya
begandring.com -

Bercerita Surabaya

Oleh : “Om” TP Wijoyo

“Dulur, tibaké jaman rikolo sěmono, Suroboyo disěbut nganggo istilah lain yoiku Suropringgo, Surobanggi, karo Surowěsthi. Lho kok isok ngunu ? Kok cik akèhé sěbutan gawé Suroboyo ?”

“Nah mangkané lungguh sing ènak yoo lur, iki katé ta cěritani. Ojok lali siapno wèdhang kopiné, bèn tambah gayěng olèhmu ngěrungokno cěritoné luurrr. Nèk gak konco plèk gak mungkin riko ta cěritani !”

Di dalam manuskrip kuno, Surabaya disebut dengan istilah lain “Śūråpringgå”. Hal ini salah satunya bisa dilihat di dalam sebuah Prasasti beraksara Jawa Baru yang terpasang di dalam Masjid Kemayoran, Surabaya.

Nah, Apa arti dan makna “Śūråpringgå” ?

Kata “Sura” berasal dari Bahasa Sansekerta “Śūra”, yang memiliki arti “Berani”. Sedangkan kata “Pringga”, berasal dari Bahasa Jawa Kunå “Priŋga” yang menurut kamus Jawa Kunå karya P.J. Zoetmulder berarti “Daerah yang tidak dapat dicapai atau yang berbahaya, daerah yang tidak datar (penuh dengan batu dan retak / celah), rintangan bagi perjalanan, rintangan alangan, sukar dimasuki atau dilalui, tidak datar, merintangi gerakan”.

Menurut Soenarto Timoer, dalam buku karyanya berjudul “Mitos Çūrabhaya”, disebutkan : Surabaya mempunyai beberapa nama (sinonim, yaitu “Surapringga”, “Surabanggi”, dan “Surawiṣṭi / Surawěsthi”. Kata “Sura” yang berulang kali tampil dalam nama-nama sinonim tersebut, rupanya mengungkapkan pengertian kepahlawanan atau keberanian. Sedangkan kata “baya (bhaya)”, “pringga”, dan “westhi” mempunyai arti bahaya atau kesulitan.

Kata “Banggi” berasal dari Bahasa Jawa Kunå “baŋgi”, yang berarti bahaya. Dan kata “Wěsthi” juga berasal dari Bahasa Jawa Kunå “Wiṣṭi” yang berarti sukar, berbahaya, membahayakan, galak, kesulitan, dan bahaya.

Oleh sebab itu setidaknya masyarakat Kota Surabaya harus bisa membedakan cerita legenda asal usul Surabaya dengan kajian historis arti dan makna kata Surabaya.

Ki Soegerman Atmodihardjo dalam buku karyanya berjudul “Asal Usul Nama Kota”, yang ditulis tahun 1961, menyebut bahwa yang menganggap dongeng tentang pertarungan ikan sura dan buaya sebagai suatu hal yang mengandung pengertian statis, tidak berpengaruh terhadap pendidikan kepatriotikan bangsa yang revolusioner, bahkan sebaliknya mematikan semangat kepahlawanan arek-arek Suroboyo terutama, lain halnya kalau Surabaya diartikan “berani nengatasi kesulitan”, dalam sebutan Bahasa Jawa “Wani ing Kèwuh”.

Tulisan Surapringga dalam prasasti di Masjid Kemayoran Surabaya. Sumber: TP Wijoyo

Prasasti di dalam Masjid Kemayoran, Surabaya yang menyebut istilah “Surapringga”, sebagai bukti bahwa adanya sinonim untuk Surabaya. Dan hal ini sebagai bukti juga, bahwa ternyata nama Surabaya tidak serta merta berasal dari sebuah dongengan pertarungan antara ikan hiu dan buaya.

Tapi setelah dikaji lebih dalam secara filologi dan linguistik bahasa, ternyata Surabaya memiliki makna “Berani terhadap Bahaya”.

Berikut pembacaan isi Prasasti yang ada di dalam Masjid Kemayoran Surabaya, yang ditulis dengan aksara Jawa Baru :

“Punikå sih pěparinganipun kanjěng guběrnur londho dhumatěng sarupaning bongso Islam. Kålå pinaringakěn wau duk nalikå panjěněnganipun kanjěng tuwan ingkang wicaksono Jon Wakob Rěngungsin Gunadur Jènděral ing tanah Nèděrland Hindia, Mistěr Danièl Frank Swawilam Ditěrmat Rèsidèn Suråpringgå, lan Radèn Tuměnggung Kråmåjåyådirånå Bupati Něgeri Suråpringgå, kålå kayåså pinuju warså 1772 – 1776. Kang sampun ayåså Van Willěm Bartulumèus Warděnar.”

Bisa diartikan sebagai berikut :
Bahwa Masjid Kemayoran Surabaya ini adalah anugerah pemberian dari yang mulia Gubernur Belanda kepada para pemeluk agama Islam. Anugerah ini sewaktu (pemerintahan) yang mulia dan bijaksana tuan Jon Wakob Rengungsin Gubernur Jenderal di Hindia Belanda Mister Daniel Frank Swawilam Ditermat Residen Surapringga, serta Raden Tumenggung Kromojoyodirono Bupati Negeri Surapringga pada masa pemerintahannya tahun 1772 – 1776. Yang telah menganugerahi Van Willem Bartulumeus Wardenar.

*) Penulis : TP Wijoyo

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Spam check: