Slulup nang Kolam Renang Brantas

Slulup nang Kolam Renang Brantas
begandring.com -

Ngene Rek Ceritane

Nek sampean mlaku-mlaku nang kawasan Jalan Irian Barat, sing mbuk eling ojok mek menungso-menungso ayu tapi dempal mejeng wayah bengi thok, Rek. Nang kono yo onok  fasilitas olahraga air legendaris nang Surabaya: Kolam Renang Brantas.

Kolam ini awalnya dikenal dengan nama De Brantasbad dan dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda pada 1924. Lahannya cukup luas, sekitar 1,5 hektar, dan sejak awal memang dirancang sebagai fasilitas rekreasi sekaligus olahraga air bagi masyarakat Eropa di Surabaya.

Bangunan Depan Kolam Renang Brantas. Sumber: collectie.wereldmuseum.nl

Fasilitasnya terdiri atas tiga jenis kolam: kolam renang dewasa, kolam anak-anak, dan kolam loncat indah. Fungsinya pun tidak berhenti untuk berenang santai. Tempat ini juga digunakan untuk latihan olahraga prestasi dan kepentingan pelatihan militer, termasuk bagi militer Belanda.

Jadi, nek zaman saiki kolam renang identik dengan renang santai sambil momong anak, dulu urusannya bisa lebih serius. Ada yang latihan olahraga, ada pula yang sedang mempersiapkan diri untuk kepentingan militer.

Sempat Mati, Terus Urip Maneh

Memasuki dekade 1950-an, kondisi fisik Kolam Renang Brantas mulai mengalami kemunduran. Fasilitasnya kemudian sempat ditutup karena dianggap tidak lagi layak digunakan masyarakat.

Namun cerita kolam ini belum selesai.

Setelah melewati masa dorman, Kolam Renang Brantas kembali dibuka pada dekade 1970-an dan dikelola oleh Pemerintah Kota Surabaya. Revitalisasi tersebut menghidupkan kembali salah satu fasilitas olahraga bersejarah di kota ini.

Art Deco di Pinggir Kolam

Nilai sejarah Kolam Renang Brantas kemudian mendapatkan pengakuan resmi. Pemerintah Kota Surabaya menetapkannya sebagai cagar budaya melalui SK Nomor 188.45/23/436.1.2/2009 tanggal 23 Januari 2009.

Ada dua hal utama yang membuat tempat ini penting: sejarahnya sebagai salah satu fasilitas olahraga tua di Surabaya dan nilai arsitekturnya yang mencerminkan langgam Art Deco.

Bentuk bangunan Kolam Renanf Brantas dengan langgam Art Deco. Sumber: KITLV

Ciri Art Deco terlihat dari penggunaan garis-garis geometris dan motif dekoratif yang tegas. Salah satu bagian yang menarik adalah kolam loncat indah berbentuk persegi panjang, yang kini terbilang jarang ditemukan pada fasilitas kolam renang umum.

Panggon Latiane Atlet Renang

Kolam Renang Brantas juga punya cerita dalam perjalanan olahraga renang Indonesia. Tempat ini pernah digunakan sebagai lokasi latihan atlet-atlet Indonesia yang dipersiapkan untuk Olimpiade.

Sebelum Indonesia merdeka, fasilitas yang sama juga digunakan atlet Belanda untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan internasional.

Slulup setengah miber nang njero Kolam Renang Brantas taun 1930-an. Sumber: collectie.wereldmuseum.nl

Setelah itu, Kolam Renang Brantas menjadi arena berbagai kejuaraan renang tingkat nasional dan internasional. Dari tempat inilah berbagai aktivitas olahraga air berkembang dan mempertemukan atlet dari berbagai generasi.

Jadi, Kolam Renang Brantas tau dadi panggon slulup, rekreasi, fasilitas latihan, tempat pembinaan atlet, bahkan bagian dari sejarah olahraga modern di Surabaya.

Nang kolam renang Brantas, onok sejarah kota, arsitektur, olahraga, dan perjalanan prestasi yang ikut nginthir bersama airnya. Tapi, iku ngunu mbiyen.

Saiki? Wis dadi kenangan…

Ngono lho Rek ceritane.

Sumber
Nieuw Soerabaia – Von Faber
KITLV Media
https://collectie.wereldmuseum.nl/
Zonasurabayaraya.pikiran-rakyat.com. Kolam Renang Brantas: Menelusuri Jejak Sejarah Olahraga Air di Kota Surabaya.
Kabarsurabaya.org. Awal Tahun 2020, Surabaya Punya Kolam Bertaraf Internasional.
Data lapangan dan arsip Pemerintah Kota Surabaya terkait penetapan cagar budaya (2009).

Woro-woro

Monggo tulisan ini dikutip, dibagikan, dan digunakan gawe opo ae, dengan tetap mencantumkan sumber. Nek sampean ngeblat tulisane gak atek nyebut sumber lan penulise, ati-ati… udunen. 😄

*) Penulis : Yayan Indrayana

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Spam check: